Apabila kamu salah seorang yang memiliki gejala-gejala depresi, maka jangan hanya biarkan itu terabaikan dan tidak terobati ya.
Saat ini kamu mungkin belum merasakan dampaknya secara langsung, sebab efek itu seringkali tidak terlihat secara langsung, salah satunya adalah kerusakan otak.
Kerusakan otak akan berjalan perlahan, hingga akhirnya mampu menonaktifkan hampir sebagian fungsi otak kita.
Dalam artikel ini, sudah dirangkum beberapa efek dan bagian otak yang rusak, apabila kita membiarkan depresi tidak ditangani.
Kerusakan Otak Akibat Depresi
Merusak Kemampuan Kita Merasa Bahagia
Rasa hampa yang kita rasakan saat depresi berarti menandakan adanya disfungsi pada bagian otak yang disebut amigdala dan prefrontal cortex yang bertanggung jawab atas rasa sakit dan bahagia.
Menurunkan Kemampuan Meregulasi Emosi
Saat depresi kita sering kehilangan kemampuan untuk menghentikan rasa sedih berlebihan, hal ini juga menandakan jika terdapat kerusakan sel-sel otak pada bagian amigdala.
BACA JUGA: 7 Tipuan Depresi yang Menghambat Kita Bertumbuh
Kesulitan Mengingat atau Belajar
Kesulitan belajar dan mengingat suatu hal saat depresi, menandakan adanya kerusakan bagian hippocampus yang berfungsi dalam pembentukan memori, belajar, dan persepsi.
Kemampuan fokus dan kontrol diri
Sulit fokus dan menghentikan diri dari perilaku merugikan diri saat depresi, juga menandakan terdapat kerusakan pada bagian otak yang disebut prefrontal cortex.
Brain inflammation
Pada akhirnya, apabila depresi dibiarkan tidak terobati, otak kita akan mengalami inflamasi yang berarti kerusakan otak pada kondisi-kondisi sebelumnya akan semakin parah.
BACA JUGA: Suicidal Thoughts, Ketika Pikiran untuk Mengakhiri Hidup Muncul
Neuroplasticity
Bagi kita yang sedang mengalami depresi, sebetulnya tidak perlu risau dan khawatir jika dampak yang disebabkan depresi akan permanen. Sebab otak memiliki kemampuan yang disebut dengan neuroplasticity.
Neuroplasticity adalah kemampuan otak untuk meregenerasi dan mengembalikan kemampuan atau fungsinya seperti semula.
Namun tentu, ada syarat yang perlu kita penuhi, yakni dengan rajin melakukan terapi atau pengobatan, serta menjalani gaya hidup yang lebih sehat.
Terakhir dari Ibunda
Untuk kamu yang berproses dalam terapi dan pengobatan jangan menyerah ya!
Ada opsi lain yang bisa menjadi start untuk kamu yang sedang berjuang depresi, yakni dengan simak kelas “Overcoming Depression” oleh dr. Jiemi Ardian.
Kamu bisa temukan kelasnya sekarang dengan klik disini ya!
Referensi:
VeryWellMind
Micro cheating adalah perilaku kecil yang sering dianggap sebagai bentuk keramahan, namun sebenarnya berpotensi merusak kepercayaan dalam hubungan. Wa ...
Mental Health Check-Up (MHCU) itu cocok untuk kamu yang akhir-akhir ini sering mengalami stress, overthinking, cemas akan masa depan, dan sulit mengel ...
Seseorang yang memiliki trauma sangat rentan mengalami kecemasan, depresi, insecure, permasalahan tidur, panic attack, sulit berkonsentrasi, ataupun o ...
Silakan verifikasi email '' untuk menggunakan layanan Ibunda.id